Manfaatkan Limbah Sayur Dan Buah Untuk Disinfektan

Manfaatkan Limbah Sayur Dan Buah Untuk Disinfektan

KAJEN  –  Memanfaatkan limbah sayur dan buah, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan membuat disinfektan. Disinfektan yang dihasilkan dari bahan organik ini dinilai lebih baik dan lebih aman jika dibandingkan dengan berbahan kimia.

 

Relawan dari Korps Sukarela PMI Kabupaten Pekalongan memilah satu persatu limbah buah dan sayur. Mereka akan membuat disinfektan tanpa bahan kimia atau yang disebut dengan Eco Enzyme.

 

Caranya cukup mudah, sayur dan buah harus dipilah terlebih dahulu mana yang busuk dan tidak, apabila tidak busuk dibersihkan terlebih dahulu, sementara yang busuk dibuang.

 

Pembuatan disinfektan ini juga berbahan dasar gula aren yang dicairkan. Sayur dan buah yang sudah bersih kemudian dimasukkan ke ember yang berisi cairan yang sudah diberi gula aren.

 

Eco Enzyme banyak bermanfaat sebagai pengganti bahan kimia yang terdapat dalam cairan pembersih serbaguna, seperti hand sanitizer, sabun, detergen, pengharum ruangan  serta dapat digunakan sebagai detoksifikasi racun pada tubuh, obat luka bakar dan pembasmi hama.

 

Disinfektan ini bisa dipakai setelah fermentasi selama tiga bulan. Rencananya, hasil fermentasi limbah buah dan sayur setelah menjadi cairan Eco Enzym akan dibagikan kepada warga.(4son-6us)

Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *