KAJEN – Kondisi pelaku pembacokan teman sendiri yang ditangkap Resmob Polres Pekalongan, kedua kakinya di hadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat akan dilakukan penangkapan terhadap dirinya. Pelaku (A) adalah pemuda warga Desa Pegandon Karangdadap, yang merupakan teman korban warga Medono Kota Pekalongan.
Pelaku yang berinisial (A) ini tega melakukan pembacokan terhadap temannya sendiri lantaran saling sindir dengan korban, karena pengaruh minuman keras. Kejadian bermula saat pelaku mendatangi korban yang sedang pesta miras bersama teman-teman korban di Dusun Ketitang Desa Pegandon Karangdadap Kabupaten Pekalongan.
Pelaku yang membawa ikan segar untuk digoreng, selanjutnya saling sindir dengan korban. Pelaku menyindir korban yang memakan ikan lebih banyak dari teman-temannya, hingga terjadi cekcok diantara keduanya. Teman-temannya berusaha melerai dan menyuruh pergi dari lokasi. Karena khawatir terjadi sesuatu, temannya membuntuti korban dan pelaku.
Benar saja di tengah perjalanan, tersangka telah menghadang korban dengan sebilah sabit dan langsung menyerang korban. Korban saat itu berusaha lari, namun dikejar oleh tersangka, sehingga terjadilah pembacokan. Teman-teman korban yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke Puskesmas Karangdadap untuk mendapatkan perawatan. Namun naas, beberapa saat kemudian korban meninggal dunia akibat sabetan sabit dan kehilangan banyak darah.
Atas informasi kejadian tersebut, Polsek Karangdadap Bersama Resmob Polres Pekalongan langsung bergerak cepat melakukan penyidikan. Kurang dari 24 jam, pelaku berhasil di tangkap, namun saat akan ditankap berusaha melawan dan hendak melarikan diri, sehingga petugas terpaksa menembak kedua kaki pelaku. Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sandal dan sebilah sabit yang digunakan tersangka untuk membacok korban.(4son-6us)


Komentar ditutup.