Tiga Klub Sepak Bola Uji Kekuatan Dalam Trofeo AKA FC

Tiga Klub Sepak Bola Uji Kekuatan Dalam Trofeo AKA FC

KAJEN  –  Tiga klub sepak bola menggelar laga silaturahmi atau trofeo di Lapangan Nasional Kelurahan Kajen Kabupaten Pekalongan pada hari minggu (18/12/2021). Event turnamen segitiga ini diselenggarakan untuk menambah jam terbang tim sekaligus sebagai ajang uji coba antar tim sehingga dapat menjadi evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahan tim itu sendiri. Trofeo AKA FC I dilaksanakan hanya dalam sehari dengan protocol kesehatan ketat yang di sponsori oleh Haji Umar Grup Kajen.

Adapun tiga klub yang berpartisipasi di antaranya AKA FC Kajen, Ogos Sokosari Kecamatan Karanganyar dan Arsela Selaos Kecamatan Kedungwuni. Ketiga tim tersebut saling bertemu dalam pertandingan satu babak 2×15 menit. Ogos FC menjadi juara setelah mengalahkan AKA FC Kajen dengan skor 1-0 di pertandingan pertama dan menundukkan Arsela Kedungwuni dengan skor 2-0 di laga kedua. Walaupun kalah di laga pertama, AKA Kajen selaku tuan rumah mampu menjadi juara kedua setelah menumbangkan Arsela Kedungwuni dengan skor 2 – 0.

Trofeo adalah istilah yang cukup populer di dunia sepak bola baik didalam dan luar negeri. Ketiga klub akan saling berhadapan menggunakan sistem waktu pertandingan 2×15 menit. Jika pertandingan berakhir imbang, dilanjutkan dengan adu penalti. Sistem penghitungan poinnya adalah tiga poin untuk kemenangan dalam waktu 30 menit, dua poin untuk kemenangan via adu penalti, dan nol poin bagi tim yang kalah.

Ketua tim AKA FC Kajen sekaligus CEO Haji Umar Grup, Tony Wibowo mengatakan, trofeo AKA FC I ini merupakan ajang silaturahim antar klub dan sebagai pemanasan sebelum nantinya mengikuti pertandingan yang sebenarnya. “Trofeo AKA FC I ini lebih pada evaluasi seluruh pemain dan nantinya kalau hasilnya bagus, tahun depan akan kami selenggarakan dengan event trofeo yang lebih bergengsi lagi terutama dengan hadiah yang lebih menarik”, tandasnya.

Hadir dalam Trofeo AKA FC I ini, lurah Kajen, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra, dan pengurus tim lainnya. Candra Saputra selesai penyerahan trophy juara pertama mengaku menyambut baik kegiatan ini karena ajang seperti ini menjadi momentum untuk meningkatkan silaturahmi antara pemain dan official klub sepakbola yang ada di Kota Santri. “Laga ini juga menjadi ajang untuk menunjukan skill, sekaligus pencarian bakat serta talenta pemain muda local asli Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.

Di samping itu, ia menilai pelaksanaan ajang ini juga telah mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti semua panitia dan official tim menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan panitia menyiapkan tempat mencuci tangan.

Hal ini menunjukan, bahwa kegiatan seperti trofeo bisa menjadi contoh penerapan protokol Covid-19 yang baik di tengah pandemi ini, khusus pada penyelenggaraan kompetisi olahraga.(4son-6us)

Share

Komentar ditutup.