Porprov Jateng 2026, Plt Bupati Sukirman Optimis Kontingen Kabupaten Pekalongan Raih Medali Emas

SEMARANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menghadiri pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-XVII Tahun 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026) malam.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Namun, sejumlah pertandingan telah dimulai sejak 20 Oktober 2026 untuk mengakomodasi banyaknya cabang dan nomor pertandingan.

Ajang olahraga tingkat provinsi ini mempertandingkan 50 cabang olahraga (cabor), dengan melibatkan 7.999 atlet dan didukung 1.910 official.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Pekalongan hadir didampingi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan, Suryono, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Farid Abdul Hakim, serta Ketua Kontingen Kabupaten Pekalongan, Sigit Khurniawan.

Usai menyaksikan pembukaan, Sukirman menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Porprov yang berlangsung spektakuler, meriah, dan penuh semangat. Ia berharap kemeriahan tersebut dapat semakin memotivasi para atlet untuk berjuang meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan.

“Cukup spektakuler, cukup meriah, hangat, dan penuh semangat. Kami optimistis dengan melihat defile kontingen para atlet, ini pasti akan menambah pundi-pundi emas dan melipatgandakan peringkat. Yang penting adalah semangat sportivitas dan semangat juangnya untuk membawa nama Kabupaten Pekalongan dan tentu saja mengangkat Jawa Tengah nanti di kancah berikutnya,” ungkapnya.

Optimisme tersebut juga didukung oleh capaian awal kontingen Kabupaten Pekalongan. Hingga saat pembukaan Porprov, kontingen Kabupaten Pekalongan telah meraih satu medali emas dan tujuh medali perunggu. Sukirman menargetkan kontingen dapat mengumpulkan sedikitnya tujuh medali emas hingga akhir kompetisi. Ia pun berharap perolehan medali terus bertambah seiring berlangsungnya pertandingan di berbagai cabang olahraga.

“Paling tidak tujuh emas. Sampai hari ini kita sudah satu emas di cabor bela diri dan tujuh perunggu. Insyaallah tambah lagi emasnya. Kita doakan untuk para atlet kita,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya berpesan agar penyelenggaraan Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan persaudaraan antardaerah. Menurutnya, kehadiran kontingen dari 35 kabupaten/kota di Semarang menjadi momentum untuk membangun kebersamaan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Saya titip pesan, lewat olahraga ini tumbuh kembang rasa persatuan dan persaudaraan. Apalagi di 35 kabupaten tumplek blek di Semarang, merayakan. Sehingga, di situ Porprov mempunyai napas menumbuhkan ekonomi baru di wilayah kita,” ungkap Ahmad Luthfi.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi mengingatkan seluruh atlet dan pihak yang terlibat agar menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga persatuan. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan tidak boleh terpecah oleh kepentingan sektoral, disinformasi, maupun berita bohong yang dapat merusak kerukunan di Jawa Tengah.

“Saya berpesan, Bapak Ibu, khususnya para atlet, jangan mempunyai ego sektoral. Gunakan media ini saling menghayati, nek kalah yo kalah, nek menang yo menang, wasit harus netral, nggak boleh memihak dan lain sebagainya. Sehingga kita tonton Porprov ke-17 ini menjadi tontonan yang sangat menarik dan kita akan mempresentasikan anak-anak kita bahwa olahraga merupakan prestasi yang dipertanggungjawabkan di Jawa Tengah,” tegasnya.

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, berharap seluruh atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menguji diri, mengukir prestasi, dan membuka jalan menuju panggung yang lebih tinggi, seperti PON dan kompetisi internasional.

“Kepada seluruh atlet, bertandinglah dengan penuh percaya diri, hormati lawan, jaga sportivitas, raih kemenangan dengan terhormat, dan jadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk terus berkembang. Bung Karno menegaskan, di dalam lapangan keolahragaan terletak usaha kita dalam lapangan apa saja yang dinamakan nation building. Membangun, membentuk, membina satu bangsa Indonesia yang kuat, dan keolahragaan adalah salah satu unsur daripada pembangunan nation building itu,” pesannya.

Ia berharap penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah ke-17 Tahun 2026 dapat melahirkan atlet-atlet unggul yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mempererat persaudaraan antardaerah serta menumbuhkan kebanggaan bersama bagi Jawa Tengah dan Indonesia.

“Dari Semarang Raya, mari kita lahirkan atlet-atlet yang unggul, mempererat persaudaraan antardaerah, serta membangun kebanggaan bersama bagi Jawa Tengah dan Indonesia. Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Semoga semangat kebersamaan dan kejujuran mencapai kesuksesan, dan kita sukseskan bersama Porprov Jawa Tengah ke-17 tahun 2026,” ujarnya.(ktv)

Share