Polisi Tolong Pemuda Salatiga yang Terlunta-lunta Ingin Kerja ke Tegal

WIRADESA – Di tengah sibuknya arus lalu lintas Operasi Ketupat Candi 2026, sebuah momen humanis tercipta di Pos Pengamanan (Pos Pam) IBC Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Petugas kepolisian membantu seorang pemuda asal Salatiga yang terlunta-lunta saat hendak saat hendak mengadu nasib menjadi anak buah kapal (ABK) Pelabuhan Tegal, Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.30 wib, ketika seorang pemuda bernama Wahyu Pratama (35), warga Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, berjalan kaki dengan raut wajah kelelahan menuju Pospam IBC Wiradesa.

Melihat kondisi pemuda tersebut, Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) IBC Wiradesa, Iptu Eko Novrianto, langsung menghampiri dan mengajaknya beristirahat di dalam pos. Dengan ramah, petugas menyuguhkan air mineral dan jajanan lebaran untuk memulihkan tenaga Wahyu yang sempat menempuh perjalanan jauh.

Kepada petugas, Wahyu bercerita bahwa dirinya berangkat dari Salatiga menggunakan bus dan turun di Terminal Pekalongan. Dari terminal, ia sempat menumpang mobil pick-up namun hanya sampai di wilayah Pencongan. Karena kehabisan ongkos dan bingung mencari tumpangan, ia akhirnya memutuskan berjalan kaki di bawah terik matahari demi mengejar cita-citanya bekerja di kapal ikan Pelabuhan Tegal.

Iptu Eko menyatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat selama Ops Ketupat Candi 2026 ini tidak hanya sebatas pengamanan arus, namun juga bantuan kemanusiaan bagi warga yang mengalami kesulitan di jalur mudik.

“Mas Wahyu ini semangatnya luar biasa untuk mencari nafkah. Saat sampai di pos, kondisinya cukup lelah karena harus jalan kaki dari Pencongan. Kami berikan pelayanan standar humanis, kami pastikan beliau istirahat sejenak dan asupan energinya terpenuhi,” ujarnya.

Tak tega membiarkan Wahyu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke Tegal yang jaraknya masih cukup jauh, Iptu Eko bersama petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan berinisiatif mencarikan tumpangan.

Petugas kemudian menghentikan sebuah truk boks yang sedang melintas menuju arah barat. Setelah berkomunikasi dengan sopir truk, petugas menitipkan Wahyu agar bisa diantar langsung hingga ke lokasi tujuannya di Pelabuhan Tegal.

“Kami berkoordinasi dengan rekan-rekan Dishub untuk mencarikan tumpangan yang aman. Alhamdulillah, ada sopir truk boks yang bersedia membantu mengantarkan sampai ke Pelabuhan Tegal. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk memastikan setiap warga yang melintas di wilayah Pekalongan merasa aman dan terbantu,” tambah Iptu Eko.

Sebelum melanjutkan perjalanan, Wahyu tampak berkaca-kaca menyampaikan terima kasih atas kepedulian para petugas. Aksi sigap personel Pos Pam IBC Wiradesa ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah sebagai pelindung, pengayom, dan penolong bagi mereka yang sedang berjuang di jalanan.(ktv)

Share