Tim Labfor Polda Jateng Gelar Olah TKP

Karangsari, Bojong  –  Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah  olah TKP Ibu Dan Anak yang dibakar suaminya di Pekalongan Jawa Tengah Minggu siang, pelaku yang juga suami dan ayah korban kondisinya masih kritis dirawat di RS swasta Pekajangan Pekalongan, pelaku nekat membakar istri dan anaknya karena sering cekcok masalah ekonomi keluarga.

Lokasi kejadian, suami tega membakar anak dan istri di Karangsari Bojong Pekalongan masih menjadi pusat perhatian warga,  mereka mendatangi tkp ini untuk melihat dari dekat tempat peristiwa memilukan ini.

Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah  olah Tempat Kejadian Perkaran (TKP) Muamalah ( 38 th ) dan Natansha Dwi Ansah ( 3 th)  yang dibakar suami yang juga ayah korban Amir ( 40 th ), sekitar 5 petugas melakukan penyelidikan dilokasi kejadian dan mengambil dokumen foto, video serta barang bukti penyebab kebakaran.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman menyebutkan Tim Labfor Polda Jateng masih melakukan penyelidikan dan diperkirakan butuh waktu 7 hari untuk memastikan penyebab kebakaran, pihaknya sudah memiliki beberapa barang bukti seperti rekaman cctv,  pelaku membeli bbm jenis pertamax di SPBU juga pemeriksaan sejumlah saksi, namun penyelidikan dari Labfor diperlukan untuk menguatkan pengungkapan kasus ini.

Kondisi pelaku belum bsa diminta keterangan karena masih kritis dirawat di rumah sakati swasta di Pekajangan Pekalongan.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, juga melakukan kunjungangan ke lokasi kejadian dan memantau langsung olah TKP, disebutkan pihaknya merasa prohatin dengan kejadian tersebut dan menyerahkan kasusnya ke aparat penegak hukum.

Pemerintah Kabupaten akan membantu keluarga lain yang selamat dari musibah kebakaran ini, karena didalam rumah ada tiga kepala keluarag atau 8 jiwa sehingga perlu upaya menolong mereka, rumah yang terbakar akan dibangun dengan bantuan  Pemerintah juga Desa agar bisa ditempati lagi.

Peristiwa memilukan itu terjadi sejak Jumat malam, Amir yang cek cok dengan istrinya muamalah berebut hak asuh anak karena mereka akan bercerai, cekcok mulut hingga dini hari akhirya  ada suara ledakan dan api langsung menjalar ke seluruh rumah.

Keluarga yang saat itu panik langsung menyelamatkan sendiri masing-masing, namun satu keluarga itu mengalami luka bakar serius.

Permasalahan rumah tangga ini terjadi sejak beberapa tahun karena menjadi satu rumah dengan mertua, pasangan ini menikan sekitar 7 tahun  dikarunian dua anak, anak pertama meninggal karena sakit dan yang kedua juga meninggal dengan ibunya karena dibakar.(4son)

Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *