Roti Batik, Oleh-oleh Pekalongan

Roti Batik,  Oleh-oleh Pekalongan

Bendan, Pekalongan – Roti gulung motif batik  yang unik dan indah makanan khas oleh- oleh Pekalongan Jawa Tengah, aneka motif batik khas Pekalongan Seperti Jlamprang, Buketan, Truntum  dan lainya dibuat menjadi motif diatas roti ini sehingga tampilanhya sangat menarik, bahkan sebagian penikmat mengaku  enggan memakannya, karena merasa sayang untuk dimakan dengan keindahanya.

Motif aneka motif batik khas Pekalongan Jawa Tengah seperti Jlamprang, Buketan, Truntum, Bunga-bunga juga Anke Tumbuhan dibuat dengan indahnya, namun ini bukanlah kain atau bahan untuk baju seperti biasa dibuat pembatik di Pekalongan.

Namun ini adalah motif batik di roti gulung yang dibuat oleh Fernia Niken Susanti warga jalan lompo batang Bendan Kota Pekalongan,  selama masa pendemi covid 19 dia berada di rumah saja dan berinisitif membuat  usaha rumahan kue gulung. Kue yang dibuat tidak seperti umumnya dipasaran, namun dia melakukan inovasi agar tampilan lebih menarik dengan rasa juga tetap enak Ny. Niken kemudian membuat bolu gulung bermotif batik khas Pekalongan.

Pembuatan dimulai dari adonan roti seperti biasa lalu  diwarna sesuai kebutuhan, adonan lalu dibuat untuk membuat motif batik  di atas kertas roti dan dikukus  setelah  sekitar dua menit adonan roti yang tak berwarna di tuangkan lalu dikukuas bersama sekitar 20 menit atau sampai matang.

Roti yang sudah matang kemudian digulung saat masih panas sehingga terbentuk roti gulung batik yang indah nan cantik,  roti kemdiain dikemas khusus agar awet juga tidak mudah rusak.

Roti gulung motif batik ini banyak diminati warga, bahkan dia menambah dua tenaga kerja agar bisa memenuhi pesanan tiap hari. Sejumlah konsumen mnegaku senang dengan roti gulung batik, bahkan mereka mengaku sayang untuk dimakan karena bentuknya indah serta sangat menarik. Harga roti ini dibandrol Rp 85 ribu per satu gulungnya namun untuk luar kota ditambah ongkos kirim, makanan ini bisa menjadi oleh-oleh unik dan khas Pekalongan.(4son)

Share

Komentar ditutup.