Kajen – Puluhan buruh pabrik sarung di Kabupaten Pekalongan menggerudug Gedung DPRD menuntut kejalasan gaji, mereka dirumahkan sudah hampir satu tahun namun tidak menerima upah.
Sebanyak 25 buruh pabrik sarung yang berada di Tirto Kabupaten Pekalongan menyambangi Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, mereka ditemui Wakil Ketua Komisi Dua Candra Saputra untuk menyampaikan aspirasi.
Para buruh menuntut kejelasan upah yang berhenti selama hampir satu tahun semenjak dirumahkan oleh perusahaan, berbagai upaya telah ditempuh untuk mendapatkan hak mereka, termasuk bertemu pemilik pabrik namun hasilnya selalu nihil.
Pihak pabrik hanya menjanjikan akan memberikan upah 50 persen selama dirumahkan namun tidak terbukti, ada 170 lebih buruh yang dirumahkan oleh perusahaan dengan alasan pabrik akan dijual.
Sementara Wakil Ketua Komisi Dua Candra Saputra menjelaskan pihaknya akan mempertemukan pihak pabrik, DPRD dan buruh untuk negosiasi.
Setelah mendapatkan kejelasakan akan dipertemukan dengan pihak pabrik, para buruh membubarkan diri, namun mereka berjanji akan membawa masa lebih banyak apabila tuntutan mendapatkan hak tidak terpenuhi.(4son)