Masih Terkendala Pembebasan Lahan, Proses Pembangunan Pasar Wiradesa Capai 68%

Masih Terkendala Pembebasan Lahan, Proses Pembangunan Pasar Wiradesa Capai 68%

WIRADESA  –  Proyek rehabilitasi bangunan Pasar Wiradesa telah mencapai 68%. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, melakukan sidak guna memastikan proyek yang menelan anggaran 140 milyar berjalan sesuai target. Tujuan utama merevitalisasi pasar tradisional ini adalah guna mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi virus covid-19. Mengingat, pasar merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat.

 

Dari hasil evaluasi sidak yang dilakukan, terdapat 28 bidang tanah milik warga yang masih terkendala untuk dibebaskan, padahal bangunan Pasar Wiradesa nantinya akan di kelilingi tembok setinggi 3 meter. Sehingga diharapkan, warga mau di bebaskan lahannya untuk kepentingan pembangunan pasar yang dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat. Selain itu lahan pasar yang ada bila terlanjur di bangun pagar tinggi, dikhawatirkan lahan warga yang berada tepat di sisi Pasar Wiradesa dapat menurunkan fungsi untuk hunian dan tempat tinggal.

 

Disisi lain, di masa pandemi ini program utama adalah pemulihan ekonomi nasional. salah satunya  program pembangunan sarana dan prasarana pusat perekonomian seperti pasar tradisional, sehingga di harapkan masyarakat ikut berperan serta dalam mendukung rehabilitasi bangunan Pasar Wiradesa.

 

Untuk kepemilikan kios sendiri Bupati mengatakan, diprioritaskan untuk para pedagang lama yang akan mengisi kios-kios Pasar Wiradesa. Sebelum sidak ke proyek pembangunan pasar, bupati pekalongan juga melakukan kunjungan di pasar darura dan menyempatkan untuk membagikan masker bagi para pedagang dan pengunjung pasar yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan.(4son-6us)

Share

Komentar ditutup.