
KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menghadiri pelantikan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kecamatan se Kabupaten Pekalongan sekaligus kegiatan halal bihalal guru TPQ yang digelar di Student Center UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Minggu (12/04/2026) pagi.
Prosesi pelantikan berlangsung tertib dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara oleh perwakilan pengurus. Momentum ini menjadi titik awal bagi kepengurusan baru dalam mengemban amanah pembinaan lembaga pendidikan Al-Qur’an di tingkat kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Ahmad Ridhowi beserta beberapa Anggota DPRD, Ketua Badko LPQ sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun, Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf UIN Gus Dur, Prof. Imam Hanafi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid, serta tamu undangan lainnya.
Plt Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pengurus Badko LPQ tingkat kecamatan yang baru dilantik.
Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Pekalongan.
Sukirman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ustadz dan ustadzah TPQ se-Kabupaten Pekalongan yang telah menjadi pilar utama dalam mendidik karakter generasi muda berbasis Al-Qur’an dengan penuh keikhlasan.
Sebagai langkah nyata, Sukirman menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk segera melakukan verifikasi dan pemutakhiran data pengajar guna memastikan pemerataan distribusi insentif.
“Kami menyadari bahwa kesejahteraan para pengajar adalah prioritas. Meskipun saat ini nilai insentif masih terbatas karena keterbatasan anggaran, kami terus berikhtiar mencari terobosan anggaran, baik dari pusat maupun provinsi, agar penghargaan bagi insan-insan mulia ini dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sukirman juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah akan melakukan pengalihan anggaran besar-besaran untuk kepentingan masyarakat luas.
“Pembangunan indeks manusia di Kabupaten Pekalongan sudah menunjukkan prestasi luar biasa, termasuk penurunan angka stunting dan angka anak tidak sekolah yang di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Namun, semua itu tidak sempurna jika infrastruktur jalan kita masih rusak. Oleh karena itu, kami sepakat dengan DPRD untuk membatalkan pembangunan gedung kantor mereka demi mendahulukan perbaikan jalan masyarakat,” ujar Sukirman.
Selain pengalihan dana gedung, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga melakukan efisiensi besar-besaran pada anggaran perjalanan dinas dan konsumsi rapat di lingkungan eksekutif maupun legislatif. Rangkaian kebijakan ini merupakan persiapan menuju tahun 2027 yang telah dicanangkan sebagai “Tahun Infrastruktur”, dengan fokus utama pada perbaikan total jalan di seluruh Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu, Ketua Badko LPQ Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Hindun, M.H., mengucapkan selamat kepada para pengurus Badko LPQ Kecamatan yang baru dilantik. Ia berharap ikrar yang telah diucapkan dapat diwujudkan dalam masa kepengurusan.
“Kami berdoa semoga seluruh pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik dan memberikan manfaat, baik di dunia maupun akhirat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal yang mempertemukan para guru TPQ se-Kabupaten Pekalongan. Melalui momentum tersebut, ia berharap terjalin silaturahmi yang semakin erat serta saling memaafkan di antara sesama.
“Mudah-mudahan kita semua menjadi pribadi yang kembali suci dan fitrah. Ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbuliin, kullu ‘amin wa antum bikhair,” pungkasnya.(ktv)