
KARANGANYAR – Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melakukan kunjungan mendadak sekaligus pengecekan ke Pos Satkamling Dukuh Jetis, Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Selasa (31/3/2026) malam. Kehadiran orang nomor satu di Polres Pekalongan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi kamtibmas.
Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pekalongan, unsur Forkopimcam Karanganyar, serta TNI, Kapolres disambut hangat oleh warga yang sedang melaksanakan ronda malam.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kulu, Setyo Nimpuno Utomo mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Desa Kulu yang terdiri dari lima pedukuhan dengan penduduk mencapai 2.782 jiwa sejauh ini berada dalam situasi aman tanpa gangguan kamtibmas menonjol.
“Pos ini menjadi pusat kegiatan positif warga. Meskipun sederhana, gubuk (Pos Satkamling) ini sangat membantu warga dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Setyo.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Rachmad C. Yusuf memberikan apresiasi tinggi kepada warga Dukuh Jetis. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya sendiri adalah fondasi utama keamanan wilayah.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif warga. Pos Satkamling ini peranannya luar biasa. Kejahatan bisa terjadi kapan saja, maka kewaspadaan masyarakat adalah kunci agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Kapolres juga menginstruksikan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar selalu mendampingi warga dalam setiap permasalahan di desa. “Jika ada kendala, selesaikan secara kekeluargaan melalui rembug bareng,” tambahnya.
Kunjungan ini tidak sekadar pengecekan rutin, namun juga diwarnai dengan aksi sosial. Kapolres Pekalongan memberikan santunan kepada tiga warga lansia yang membutuhkan, yakni Ibu Romdiyah (74), Ibu Toninah (87), dan Ibu Marsiti (85).
Selain santunan, guna menunjang efektivitas penjagaan malam, Kapolres menyerahkan bantuan sarana prasarana keamanan kepada Ketua Satkamling, Tunjono Budi Harso. Bantuan tersebut meliputi 1 unit lampu penerangan, 2 unit tongkat T, 1 unit rompi petugas, 1 unit borgol dan 1 unit jas hujan.
Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam ini ditutup dengan dialog santai antara kepolisian dan warga. Sinergi ini diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan untuk menghidupkan kembali budaya ronda malam demi keamanan bersama.(ktv)