Aparat Bubarkan Keramaian Secara Paksa

Aparat Bubarkan Keramaian Secara Paksa

Kajen – Aparat Polres Pekalongan dan TNI membubarkan kerumunan massa yang ada di komplek rumah dinas Bupati, mereka yang ketakutan kalangkabut melarikan diri menghindari petugas yang datang.

Polisi dan TNI memberikan sosialisasi terkait bahayanya berkerumun di tempat umum disaat pandemi korona, setelah itu polisi bergerak ke tugu nol kilometer kabupaten pekalongan dan kembali mendapati gerombolan pemuda yang merupakan pelajar sekolah menengah atas.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan razia kerumunan ini merupakan perintah Kapolri dan Presiden Jokowi, agar masyarakat berdiam diri di rumah dan sosial distancing untuk mencegah penyebaran covid-19 warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak bisa dirumah terlebih dahulu namun tetap hidup sehat.

Selain keramaian Polisi juga merazia tempat yang diduga menjadi ajang berkumpul anak-anak seperti warnet, mereka yang tidak mempunyai kepentingan mendesak bisa pulang terlebih dahulu.

Petugas memasang maklumat Kapolri agar warga menaati peraturan pemerintah agar tetap dirumah dan tidak melakukan kegiatan keramaian.(4son)

Share

15 komentar untuk “Aparat Bubarkan Keramaian Secara Paksa”

  1. 19 In the present case, through the blockade of 5 HT2c receptors, 4 agomelatine may have restored the release of both DA and NA at the frontocortical dopaminergic and noradrenergic pathways, improving tamoxifen induced MD episode and related anhedonia doxycycline dosage for cats Exploring new Horizons in overcoming P glycoprotein mediated multidrug resistant breast cancer via nanoscale drug delivery platforms

  2. Schover, a pioneer in the field of cancer and sexuality research, notes that weight gain or loss can cause feelings of self conscious, as can chronic fatigue, which can last for months after chemo is over, and nausea cialis online

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *