
KAJEN – Sinergi cepat ditunjukkan personel Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Pekalongan saat menangani kecelakaan lalu lintas di Desa Gejlig, Kecamatan Kajen. Anggota Satgas Kamseltibcar Lantas bersama Subsatgas Dokkes bergerak taktis memberikan pertolongan pertama kepada korban tabrakan antar dua sepeda motor, Selasa (17/3/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.20 wib ini melibatkan dua unit sepeda motor di ruas jalan utama Desa Gejlig. Mendapati adanya laporan warga, petugas yang sedang bersiaga di titik-titik pengamanan terdekat langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Kehadiran Subsatgas Dokkes di lokasi menjadi krusial untuk memastikan penanganan medis awal dilakukan secara tepat sesuai prosedur kesehatan kepolisian.
“Begitu mendapat informasi, tim gabungan langsung menuju TKP. Ada dua orang korban yang mengalami luka-luka. Tim Dokkes segera memberikan tindakan pertama di lokasi untuk menstabilkan kondisi korban sebelum dievakuasi,” terang Kasat Lantas AKP Rony Hidayat, di lapangan.
Kondisi luka yang diderita kedua korban memerlukan penanganan medis yang lebih intensif di rumah sakit. Dengan dibantu warga sekitar, personel Polri mengangkat korban ke dalam mobil ambulans milik PMI yang telah tiba di lokasi.
“Kami berkoordinasi cepat dengan rekan-rekan PMI. Kedua korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut oleh tim medis rumah sakit,” tambahnya.
Selain mengevakuasi korban, anggota Satlantas Polres Pekalongan juga langsung melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya kemacetan.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan kepada seluruh pengendara, terutama di jalur-jalur arteri Kabupaten Pekalongan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di malam hari.
“Faktor kelelahan dan jarak pandang yang terbatas di malam hari seringkali menjadi pemicu laka lantas. Kami imbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga kecepatan kendaraan, terutama saat melintasi pemukiman penduduk,” tutupnya.(ktv)