
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq berharap kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pekalongan dapat menjalin komunikasi dan sinergi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dengan sinergi tersebut, LDII diharapkan semakin berkembang dan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Fadia saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD LDII Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2025–2030 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan, Selasa (27/01/2026) siang.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengucapkan selamat kepada pengurus LDII yang baru dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru ini dapat membawa manfaat positif bagi perkembangan LDII di Kabupaten Pekalongan. “Atas nama pribadi dan sebagai Bupati Pekalongan, saya mengucapkan selamat kepada pengurus LDII yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Insya Allah, kepengurusan ini akan membawa manfaat yang baik bagi berkembangnya LDII di Kabupaten Pekalongan,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus LDII periode sebelumnya yang telah menjalin hubungan baik dan harmonis dengan pemerintah daerah. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus LDII yang lama, Bapak Ketua Umar beserta seluruh jajarannya, yang telah membangun dan menjadikan LDII selalu berdampingan dengan pemerintah dengan sangat baik sampai saat ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bupati Fadia berharap kepengurusan LDII yang baru dapat terus mendukung program-program pemerintah daerah serta menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, Bupati juga menyinggung kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Kabupaten Pekalongan, khususnya pada musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana longsor dan banjir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti LDII, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan saling membantu ketika terjadi bencana.
“Ini bukan hanya pekerjaan rumah pemerintah, bukan hanya PR Bupati, Kapolres, Dandim, atau instansi lainnya, tetapi PR kita semua. Bagaimana kita menjaga lingkungan Kabupaten Pekalongan agar jika terjadi longsor atau bencana lainnya bisa cepat diinformasikan dan ditangani bersama-sama,” tegasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistiyono, menyampaikan sejumlah pesan dan amanah kepada jajaran pengurus LDII Kabupaten Pekalongan yang baru dilantik untuk masa bakti 2025–2030. Ia menekankan bahwa seluruh pengurus hendaknya melandasi pengabdian dengan niat ibadah semata-mata untuk mencari ridho dan pahala dari Allah SWT.
Menurutnya, tugas utama manusia dalam kehidupan adalah beribadah, sehingga aktivitas organisasi pun harus diniatkan sebagai bagian dari ibadah tersebut. “Yang pertama saya mohon semuanya diniati untuk mencari ridho Allah, mencari pahala dari Allah. Karena hidup di dunia ini tugas utamanya adalah untuk beribadah kepada Allah,” ujarnya.
Pesan kedua yang disampaikan adalah pentingnya membangun sinergitas dan kerja sama dalam setiap program yang dijalankan. Ia berharap pengurus LDII Kabupaten Pekalongan mampu mengembangkan program-program yang bersifat kolaboratif, baik internal organisasi maupun dengan berbagai pihak.
Selain itu, Prof. Singgih juga menekankan agar program LDII ke depan mampu menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, LDII diharapkan dapat berperan aktif membantu pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam upaya pembangunan dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua LDII Kabupaten Pekalongan terpilih Suwondo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LDII merupakan wadah untuk menyalurkan pendapat dan pikiran warga LDII sebagai bagian dari masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa LDII memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat guna mewujudkan masyarakat madani yang demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. “LDII berperan dalam menjamin persatuan dan kesatuan bangsa, mendukung keberhasilan pembangunan nasional, serta turut mewujudkan tujuan nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, maksud dan tujuan LDII adalah menghimpun seluruh potensi bangsa yang memiliki persamaan cita-cita, wawasan, dan tujuan, sehingga terbangun satu visi dan persepsi yang sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, LDII juga bertujuan meningkatkan kualitas peradaban, kehidupan, harta, harkat, dan martabat masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Untuk diketahui, Pelantikan pengurus tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi Jawa Tengah tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan Dewan Penasihat dan Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Pekalongan Masa Bakti 2025–2030.
Adapun susunan Dewan Penasihat LDII Kabupaten Pekalongan Masa Bakti 2025–2030 terdiri dari Ketua M. Kartono, Sekretaris Rohmad Kurniyadi, serta anggota Kamijan, A.M. Ridho, Yusron Asshidiqi, dan Umar Wiyarto.
Sementara itu, Pengurus Harian dipimpin oleh Ketua Suwondo, didampingi Wakil Ketua Saefudin, Abdul Kamid, dan Muh. Nasrulloh. Jabatan Sekretaris diemban oleh Wenang Dwi Pramana, dengan Wakil Sekretaris Muhamad Emir Purdiatama, serta Bendahara Jasno dan Wakil Bendahara Abdul Kholik.(ktv)