Paninggaran – Sejumlah warga di daerah pegunungan Paninggaran Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah menyediakan wifi gratis untuk siswa, beberapa spot lokasi ini disedikan dikoordinasikan untuk menolong agar ssiwa tidak ketinggalan pelajaran, setiap hari para siswa rela menempuh perjalanan lumayan jauh agar bisa tetap sekolah daring selama pandemi covid 19.
Sejumlah siswa dari MTS Salafiyah di kecamatan Paninggaran setiap pagi jalan dari rumah sekitar 2- 3 kilo meter bahkan ada yang lebih, mereka mendatangi rumah warga yang menhyediakan wifi gratis untuk bisa dimanfaatkan belajar daring atau online.
Mereka selama ini kesulitan belajar daring, karena sinyal dari handphone susah, juga paket data yang cukup malah, beruntung ada sekitar 20 rumah warga di daerah penunungan ini menyediakan gratis untuk bisa digunakan belajar.
Siswa datang ke rumah warga, secara berkelompok antara 5 sampai 10 anak, mereka belajar dengan bantuan wifi gratis ini tetap menggunakan protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan juga menjaga jarak.
Para siswa ini terlihat semangat belajar mengerjakan tugas dari guru sekolah yang diberikan secara daring, mereka senang bisa belajar bersama dan merasa sangat tertolong disediakan wifi gratis tersebut, belajar bareng seperti ini juga bisa saling bertanya jika tak jelas mengenai soal atau tugas yang harus dikerjakan.
Seperti Ika Tamara Agustina dan Novi Lailatul Riski siswi kelas 9 MTS Salafiyah Paninggaran di daerah pegunungan, mereka rela jalan cukup jauh agar bisa tetap belajar daring, karena dirumah sulit sinyal dan tak ada teman diskusi.
Hilmy Mubarok tokoh pemuda inisiator aksi sosial ini menyebutkan wifi gratis ini diinisiasi oleh pemuda dari Anshor Cabang Paninggaran Pekalongan, warga yang berlangganan jaringan internet didata dan dengan suka rela untuk bisa digunakan belajar daring gratis.
Disebutkan jika ada siswa yang tidak bawa handphone dia juga menyediana perangkat laptop untuk bisa digunakan, selain itu juga ada yang meminjampak hanphone pribadi agar para siswa ini bisa tetap mencari ilmu.
Warga yang menyediakan wifi gratis sudah ada sebanyak 20 rumah dan masih terus bertambah agar semua siswa bisa tertolong, murid- murid yang belajar diberi keleluasaan setiap hari sampai selesai untuk menggunakan internet dirumah para relawan ini.
Sejumlah guru mengaku dengan daring memang cukup menyulitkan karena tidak setiap siswa mempunyai handphone dan paket data, adanya inisiasi wifi gratis ini sangat membantu siswa juga guru yang kesulitan sinyal untuk belajar jarak jauh atau online.
Kesulitan belajar ditengah pandemi covid 19 ini diharapkan bisa segera ada solusi sehingga antar siswa dan guru lancar atau leluasa untuk kegiatan belajar mengajar.(4son)


Komentar ditutup.