
KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengajian Jum’at Pagi Ramadhan, di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Jum’at (13/03/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Sukirman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi panitia yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan pengajian setiap Jumat pagi selama bulan Ramadan hingga pada penutupan kegiatan tersebut.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi seluruh aparatur pemerintah untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjauhi segala larangan-Nya serta memperbanyak amalan kebaikan.
“Di penghujung Ramadan ini semoga kita semua terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan meninggalkan larangan-larangan-Nya. Sekaligus meningkatkan amalan serta kinerja kita dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujar Sukirman.
Ia juga mengingatkan bahwa menjelang berakhirnya Ramadhan menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak ibadah dan memperkuat kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Karena ini sudah di ujung Ramadhan, kita berharap semoga diberi keberkahan oleh Allah SWT. Ini masa-masa injury time, sehingga harus kita dorong lagi ibadah kita, tarawih yang mungkin sempat terlewat, tadarus Al-Qur’an, serta meningkatkan solidaritas dan kepedulian kepada fakir miskin,” tambahnya.
Sukirman juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tetap istiqomah dan terus menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, dengan persatuan dan kerja sama yang baik, berbagai tugas dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat akan terasa lebih ringan.
“Bapak-Ibu sekalian mari kita tetap istiqomah dan berkeyakinan bahwa ketika kita bergandengan tangan dan bersatu padu, insyaallah tugas-tugas kita akan menjadi lebih ringan dan kita dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Terakhir, Sukirman berharap kegiatan pengajian semacam ini tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan, tetapi juga dapat terus digelar secara berkala di luar bulan Ramadhan guna memperkuat keimanan serta memperdalam pengetahuan keagamaan bagi seluruh aparatur.
“Meski tidak di bulan Ramadhan, kegiatan seperti ini diharapkan tetap bisa dilaksanakan, mungkin sebulan sekali atau beberapa bulan sekali, sebagai upaya meningkatkan keimanan dan pemahaman keagamaan,” tambahnya.
Sementara itu, penceramah dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Sam’ani Sya’roni, menyampaikan bahwa membangun masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau umara, tetapi juga merupakan tugas para ulama.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik atau material, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan spiritual masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pengajian yang dapat menjadi sarana untuk saling mengingatkan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Ia menilai kegiatan pengajian yang rutin dilaksanakan pemerintah daerah merupakan langkah positif dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk pembangunan spiritual masyarakat. Melalui pengajian, kita diingatkan kembali tentang kehidupan yang penuh lika-liku dan pentingnya terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, para asisten sekda, jajaran kepala OPD, serta segenap ASN di sekitar kompleks perkantoran Alun-alun Kajen.(ktv)