
SRAGI – Dua pohon berukuran besar di depan Pabrik Gula (PG) Sragi tumbang, Jumat (6/2/2026) malam. Salah satunya adalah pohon asam berusia ratusan tahun yang ambruk hingga mematahkan tiang listrik di lokasi tersebut.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.00 wib ini setelah sore harinya wilayah tersebut diterpa hujan deras. Akibatnya, sempat menyebabkan aliran listrik ke wilayah Dukuh Ringinpitu, Kelurahan Sragi, terputus total. Beruntung, meski terjadi di jalur utama, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melalui Kapolsek Sragi AKP Turkhan, menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan PLN Rayon Batang dan Pekalongan sesaat setelah kejadian untuk menangani kerusakan jaringan.
“Kejadiannya semalam saat hujan sangat lebat. Ada dua pohon yang tumbang, yaitu pohon beringin dan pohon asam yang sudah berusia ratusan tahun. Dampaknya, dua tiang listrik PLN roboh dan patah, sehingga aliran listrik ke Dukuh Ringinpitu sempat padam,” ujar AKP Turkhan, Sabtu (7/2/2026).
AKP Turkhan menambahkan, demi keselamatan petugas dan relawan, evakuasi pemotongan batang pohon besar tersebut diputuskan untuk dilaksanakan pada Sabtu pagi. Sementara sepanjang Jumat malam, fokus utama dialihkan pada perbaikan jaringan kabel oleh petugas PLN agar listrik warga kembali menyala.
“Semalam kami prioritaskan perbaikan jaringan oleh pihak PLN. Untuk evakuasi pohonnya, anggota piket Polsek Sragi baru kami terjunkan pagi ini agar proses pembersihan lebih maksimal dan aman,” jelasnya.
Pantauan di lokasi pada Sabtu pagi, personel Polsek Sragi bersama petugas PG Sragi berjibaku memotong dahan serta batang pohon asam dan beringin yang melintang.
“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Meski sempat ada material pohon dan tiang listrik yang roboh, arus lalu lintas di Jalan Raya Sragi tetap aman, lancar, dan tidak ada kendala yang berarti,” tambah AKP Turkhan.(ktv)