Jelang Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Pekalongan Cek Kesiapan Personel

KAJEN – Polres Pekalongan menggelar apel sekaligus pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan dalam rangka menghadapi Operasi Ketupat Candi 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Pekalongan, Senin (10/3/2026) pagi.

Apel dipimpin langsung Kapolres Pekalongan, Rachmad C. Yusuf, dan diikuti Wakapolres Pekalongan M. Nurkholis, para pejabat utama, para Kabag, Kasat, perwira serta seluruh personel Polres Pekalongan.

Dalam arahannya, Kapolres mengawali dengan mengajak seluruh personel untuk bersyukur karena masih dapat melaksanakan tugas dan apel pagi dalam keadaan sehat.

Ia juga mengapresiasi seluruh anggota atas pelaksanaan tugas selama ini sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pekalongan tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi Operasi Ketupat Candi yang merupakan operasi kemanusiaan terbesar yang kita selenggarakan setiap tahun,” kata Kapolres.

Menurutnya, kesiapan personel maupun perlengkapan harus dipersiapkan sejak dini. Hal itu bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan anggota di lapangan, sekaligus mengetahui perlengkapan apa saja yang masih perlu dilengkapi.

Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan kendaraan dinas yang akan digunakan saat gelar pasukan. Ia meminta personel yang memiliki kendaraan operasional agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan bersih dan siap saat dilakukan pemeriksaan.

Selain itu, Kabaglog diminta menyiapkan sarana pendukung seperti bus dan kendaraan operasional lainnya. Sementara Kasat Lantas diminta memastikan kesiapan kendaraan patroli pengawalan (patwal).

“Tugas kita adalah pengamanan dan pemantauan di jalur tol maupun arteri agar arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.

AKBP Rachmad juga menyampaikan bahwa sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan akan segera disiapkan. Beberapa di antaranya yakni Posyan Rest Area, Pospam IBC, serta Pospam Kedungwuni. Sementara Pos Lantas Exit Tol dan Pos Lantas Pait akan difungsikan sebagai pos pemantauan.

Ia menegaskan bahwa setiap pos yang didirikan harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi para pemudik.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk mengedepankan prinsip keselamatan dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi.

“Safety dan hospitality harus kita utamakan. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sikap humanis,” tegasnya.

Tak hanya itu, jajaran Reskrim dan Intelkam juga diminta untuk memonitor perkembangan situasi keamanan, termasuk potensi kenaikan harga bahan pokok yang dapat berdampak pada situasi kamtibmas.

Kapolres juga menekankan pentingnya sosialisasi Call Center 110 kepada masyarakat. Menurutnya, Polres Pekalongan saat ini menjadi pilot project layanan tersebut sehingga seluruh personel diminta aktif mengenalkan layanan itu kepada masyarakat.

“Bhabinkamtibmas setiap hari agar mensosialisasikan Call Center 110 kepada masyarakat. Seluruh personil juga harus ikut membantu mensosialisasikan,” pungkasnya.(ktv)

Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *