Tegalontar, Sragi – Pembelajaran secara daring membuat sulit para murid yang tidak mempunyai handpone. terenyuh akan hal itu, seorang Polisi menyisihkan gajinya untuk warga kurang mampu yang tidak mempunyai hp agar bisa belajar daring.
Dengan menggunakan sepeda motornya Bripka Agung Dhika yang merupakan Anggota Kepolisian Polres Pekalongan ke rumah teman satu kelas anaknya di Desa Tegalontar Sragi Kabupaten Pekalongan. Ia ke rumah Dwi Intan Amandasari untuk memberikan sebuah smartphone untuk pembelajaran daring dari sekolah.
Anak pasangan Triyani Dan Kusaeni ini dengan raut muka bahagia langsung menerima Pemberian Bripka Agung yang tidak disangka-sangka, handpone yang diberi sudah berikut pulsa dan kuota selama satu bulan untuk belajar daring dari sekolah.
Intan merupakan siswi kelas tujuh di Smp Negeri 1 Sragi Kabupaten Pekalongan, dalam satu kelas ia satu-satunya murid yang tidak mempunyai smartphone untuk pembelajaran daring, sehingga Intan kerap tidak mengerjakan tugas sekolah karena tertinggal dari teman-temannya.
Selama ini dengan menggunakan sepeda intan ke rumah temannya yang mempunyai handphone untuk belajar daring.
Pemberian handphone kepada Intan bukan tanpa sebab awalnya istri Agung melihat intan yang ke sekolah jarang mengerjakan tugas, setelah ditelusuri Intan merupakan anak kurang mampu teman sekelas anaknya.
Terenyuh akan hal itu Agung akhirnya menyisihkan gaji dari dirinya sebagai Anggota Polisi yang membuat agung menyisihkan gajinya untuk membelikan handphone agar bisa belajar daring.
Sementara Triyani mengaku senang dan terharu dengan pemberian yang tidak terduga dari Bripka Agung, suaminya yang hanya sebagai buruh serabutan sehari bekerja kadang membawa uang Rp 10 ribu pas untuk makan.
Bripka Agung berharap dengan pemberian handpone ini bisa membantu intan dalam belajar ditengah pandemi untuk mengejar cita-citanya.(4son)

