
KANDANGSERANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Jumat (06/02/2026) siang memicu terjadinya tanah longsor di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang. Material tanah dan batu dilaporkan sempat menerjang tiga rumah warga dan memutus akses jalan desa.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Kandangserang segera bergerak cepat ke lokasi guna memastikan keselamatan warga dan mendata dampak kerusakan di area pemukiman yang berada tepat di bawah lereng bukit tersebut.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Sihumas Ipda Warsito, mengonfirmasi bahwa longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat selama hampir dua jam.
“Longsor terjadi sekitar pukul 15.00 wib dipicu curah hujan yang tinggi sejak pukul 13.30 wib. Bukit yang berjarak sekitar 30 meter dari pemukiman longsor, membawa material batu dan tanah yang masuk ke dalam tiga rumah warga serta menutup akses jalan utama desa,” ujar Ipda Warsito saat dikonfirmasi.
Berdasarkan pengecekan petugas di lapangan, tiga rumah yang terdampak material longsor adalah milik Sukri (58), Maroh (55), dan Muslih (60). Beruntung, meski material tanah masuk hingga ke dalam rumah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan dalam musibah ini.
Meski demikian, pihak kepolisian mengambil langkah tegas dengan meminta para pemilik rumah untuk segera mengosongkan hunian mereka sementara waktu.
“Kami sudah memberikan imbauan kepada Bapak Sukri, Bapak Maroh, dan Bapak Muslih agar sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Hal ini sangat krusial untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat kondisi tanah masih labil dan cuaca belum sepenuhnya stabil,” tambahnya.
Sementarai ini, jalan desa yang tertutup material masih belum bisa dilalui kendaraan secara normal. Ipda Warsito menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bubak untuk melakukan langkah pembersihan massal.
“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Rencananya, besok pagi (Sabtu) akan dilaksanakan kerja bakti gabungan antara Polri, TNI, dan warga untuk membersihkan material tanah serta batu yang menutup jalan dan rumah warga,” pungkasnya.(ktv)